| Identitas Buku | |
|---|---|
| Judul | Tasawuf & Tarekat Para Sufi |
| Nama Pengarang | Dr. KH. Noer Iskandar Al-Barsany, M.A |
| Penerbit | Sri Gunting |
| Tahun Terbit | 2001 |
| Disampaikan Oleh : | |
|---|---|
| Nama Guru | Makrumah, S.Ag. M.Pd. |
| Hari/ Tanggal | Rabu, 12 Agustus 2026 |
Judul Resensi
Tasawuf & Tarekat Para Sufi
Subtansi Isi
Buku ini membahas hakikat tasawuf sebagai jalan penyucian jiwa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menjelaskan tarekat sebagai metode sistematis yang dipandu guru rohani untuk mencapai tujuan dengan landasan dari Al‑Qur’an dan Hadis, serta hubungan tasawuf dengan syariat. Tasawuf bukan pelarian dari dunia, melainkan upaya membersihkan hati dari sifat tercela dan menghiasinya dengan akhlak mulia seperti zuhud, sabar, tawakal, kasih sayang kepada Allah, dan ma’rifat.
Ajaran tarekat berkaitan dengan silsilah pembimbingan, amalan zikir, wirid, dan aturan perjalanan rohani. Dibahas pula tarekat‑tarekat utama serta tokoh‑tokoh sufi yang menjadi teladan dan rujukan, sehingga pembaca mengenal sosok dan pemikiran mereka yang telah menempuh jalan penyucian dengan baik. Penulis menegaskan bahwa tasawuf dan tarekat harus tetap berlandaskan syariat Islam. hakikat tasawuf dan tarekat adalah menyempurnakan ibadah dan akhlak. Tidak cukup hanya memahami teori, melainkan diamalkan dalam kehidupan sehari‑hari — menjaga ibadah lahir, memperbaiki batin, berakhlak mulia kepada sesama, serta mengabdikan diri kepada Allah dengan penuh ketulusan.
Tujuan tasawuf: membersihkan hati, menyempurnakan akhlak, mengenal Allah (ma’rifatullah). Tingkatan dan Perjalanan Ruhani dengan Sifat-sifat yang harus dibuang: iri, dengki, cinta dunia, sombong. Sifat-sifat yang dibangun: zuhud, sabar, tawakal, ikhlas, cinta kepada Allah. Tarekat sebagai jalan dan metode teratur di bawah bimbingan guru mursyid. Amalan: zikir, wirid, ibadah tambahan sebagai sarana pendekatan kepada Allah. Silsilah dan penyebaran di dunia Islam, khususnya di Indonesia. Contoh: Naqsyabandiyah, Qadiriyah, dll. Semua kembali ke satu sumber: Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah:
- Tasawuf bukan pelarian dari dunia, melainkan penyucian jiwa dalam kehidupan sehari-hari
- Tarekat adalah metode, bukan tujuan akhir — tujuannya hanyalah keridhaan Allah SWT
- Kesimpulan: syariat adalah pangkal, tarekat adalah jalan, hakikat adalah buahnya.
|
| MIN 2 Kota Surabaya |